seusai makan empek-empek
kena cuka yang asam dan pedas
habis 14 biji tanpa terasa
dan berakhir dengan menwa (mencret wae,sorry:))
aku...... terdampar pada kerajaan kata-kata di negeri yang baru mekar dipanggil dengan sebutan eko atau yudi dari nama yang sering terpajang pada artikel-artikel resmi berupa opini atau esai juga cerita rekaan dan puisi yaitu eko wahyudi muhsin pagaralam dan sekarang bisa disebut abi zaiza