5.10.2007

Dering

 Ada telepon berdering di siang yang berisik. Hallo hallo namamu lupa bukan? Mengapa kita tidak melupakan saja pertemuan-pertemuan itu? Aku ingin menuliskanmu pula dalam katalog hati, sebab sesiapa tidak ada sebelumnya. Siapakah yang hadir kelak membawa koreografi cinta mengetuk-ngetuk dalam gerigil. Kabarmu nyaris tak terkait, sedangkan anakku akan mengisi kalender untukku. Engkau bukanlah tak ada.
Ada dering dari telepon di sudut rumah. Bercerita tentang buram yang diperuntukkan khusus bagi perlepasan gharizah. Menghitung sujud yang pernah hilang, Kita memamah polutan kesalahan. Anakku, akukah ayah yang terseret nafas yang deras hilang rupa bernama kesetiaan? Barangkali sebetulnya engkau tak ada.
2006