5.11.2007

Rindu Itu


rindu itu, istriku
adalah seribu bilangan terbagi nol
sedangkan kita bertemu
pada purnama satu terlewat itu

rindu itu, istriku
kau, aku
bicara pun tak mampu


Memandang Hujan dan Rimisnya
: SN
Memandang hujan dan rimisnya
menjatuhi atap-atap rumah yang layu
pelan-pelan menjelma kuyup
lalu kucari kau pada jeruji rinyai
bahkan bayangmu tak ada
hari pun lusuh dan berkubang
seperti hati yang berlubang

Aku ingin bercermin pada matamu. Membaca harap
Lalu kita bersitatap memandang lamat-lamat.
Penghujan telah tiba, katamu.
Kita pun menghitung rintiknya menanti kabar.
Musim ini tanaman kita hambar.
Matamu berkaca-kaca. Menetaskan buram.
Kita saling bergumam dalam gamam
2006